
I have trouble expressing my own emotions appropriately sometimes.
Maybe I just think too much.
Sometimes.
Maybe I just think too much.
Sometimes.
"if I don't write to empty my mind, I go mad." (Lord Byron)



Kira-kira kayak begini prosesnya. Yang pasti sih gw nggak senyam senyum kayak bapak yang di gambar ini.
Sampai di apartemennya, suasana tambah kaku. Yang dia lakuin sepanjang sore adalah baca buku di sofa, dan setiap kali gw mencoba untuk ngobrol, jawabannya dia cuma yes atau no. Gw rada bisa bernafas waktu dia bilang dia mesti pergi. Waktu dia pergi, gw langsung mengeluarkan perbekalan roti gw karena gw lapar berat. Ya, dia bahkan sama sekali nggak menawarkan makanan buat gw. Bukannya gw minta ditawarin, karena toh gw berniat untuk masak sesuatu buat dinner malem itu, tapi kalo attitude-nya dia kaya gitu gw juga jadi males lah. 

